Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi,
sebab kasih itu berasal dari Allah;
dan setiap orang yang mengasihi,
lahir dari Allah dan mengenal Allah.
Barangsiapa tidak mengasihi,
ia tidak mengenal Allah,
sebab Allah adalah kasih.
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita,
yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia,
supaya kita hidup oleh-Nya.
Inilah kasih itu:
Bukan kita yang telah mengasihi Allah,
tetapi Allah yang telah mengasihi kita
dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian
bagi dosa-dosa kita.
Saudara-saudaraku yang kekasih,
jikalau Allah sedemikian mengasihi kita,
maka haruslah kita juga saling mengasihi.
Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah.
Jika kita saling mengasihi,
Allah tetap di dalam kita,
dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
Demikianlah kita ketahui,
bahwa kita tetap berada di dalam Allah
dan Dia di dalam kita:
Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya.
Dan kami telah melihat dan bersaksi,
bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.
Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah,
Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.
Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita.
Allah adalah kasih,
dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih,
ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita,
yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman,
karena sama seperti Dia,
kita juga ada di dalam dunia ini.
Di dalam kasih tidak ada ketakutan:
kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;
sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut,
ia tidak sempurna di dalam kasih.
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
Jikalau seorang berkata:
"Aku mengasihi Allah,"
dan ia membenci saudaranya,
maka ia adalah pendusta,
karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya,
tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Dan perintah ini kita terima dari Dia:
Barangsiapa mengasihi Allah,
ia harus juga mengasihi saudaranya.
Everything in my Mind.. Everything in my Heart.. Everything in my Soul.. Everything in my Live's.. Everything in my World ~Do & Be The Best~ Don't Worry, Be Happy! (• ˆ⌣ˆ •)
09 Februari, 2012
08 Februari, 2012
Penghiburan dalam penderitaan
Akulah orang yang melihat sengsara disebabkan cambuk murka-Nya.
Ia menghalau dan membawa aku ke dalam kegelapan yang tidak ada terangnya.
Sesungguhnya, aku dipukul-Nya berulang-ulang dengan tangan-Nya sepanjang hari.
Ia menyusutkan dagingku dan kulitku, tulang-tulangku dipatahkan-Nya.
Ia mendirikan tembok sekelilingku, mengelilingi aku dengan kesedihan dan kesusahan.
Ia menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati.
Ia menutup segala jalan ke luar bagiku, Ia mengikat aku dengan rantai yang berat.
Walaupun aku memanggil-manggil dan berteriak minta tolong, tak didengarkan-Nya doaku.
Ia merintangi jalan-jalanku dengan batu pahat, dan menjadikannya tidak terlalui.
Laksana beruang Ia menghadang aku, laksana singa dalam tempat persembunyian.
Ia membelokkan jalan-jalanku, merobek-robek aku dan membuat aku tertegun.
Ia membidikkan panah-Nya, menjadikan aku sasaran anak panah.
Ia menyusupkan ke dalam hatiku segala anak panah dari tabung-Nya.
Aku menjadi tertawaan bagi segenap bangsaku, menjadi lagu ejekan mereka sepanjang hari.
Ia mengenyangkan aku dengan kepahitan, memberi aku minum ipuh.
Ia meremukkan gigi-gigiku dengan memberi aku makan kerikil; Ia menekan aku ke dalam debu.
Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan.
Sangkaku: hilang lenyaplah kemasyhuranku dan harapanku kepada TUHAN.
"Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun itu."
Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku.
Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap:
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
"TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.
TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya.
Biarlah ia duduk sendirian dan berdiam diri kalau TUHAN membebankannya.
Biarlah ia merebahkan diri dengan mukanya dalam debu, mungkin ada harapan.
Biarlah ia memberikan pipi kepada yang menamparnya, biarlah ia kenyang dengan cercaan.
Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan.
Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya.
Karena tidak dengan rela hati Ia menindas dan merisaukan anak-anak manusia.
Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia,
kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi,
atau orang diperlakukan tidak adil dalam perkaranya, masakan Tuhan tidak melihatnya?
Siapa berfirman, maka semuanya jadi?
Bukankah Tuhan yang memerintahkannya?
Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi keluar apa yang buruk dan apa yang baik?
Mengapa orang hidup mengeluh?
Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya!
Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita,
dan berpaling kepada TUHAN.
Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga:
Kami telah mendurhaka dan memberontak, Engkau tidak mengampuni.
Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka,
mengejar kami dan membunuh kami tanpa belas kasihan.
Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan,
sehingga doa tak dapat menembus.
Kami Kaujadikan kotor dan keji di antara bangsa-bangsa.
Terhadap kami semua seteru kami mengangakan mulutnya.
Kejut dan jerat menimpa kami, kemusnahan dan kehancuran.
Air mataku mengalir bagaikan batang air,
karena keruntuhan puteri bangsaku.
Air mataku terus-menerus bercucuran, dengan tak henti-hentinya,
sampai TUHAN memandang dari atas dan melihat dari sorga.
Mataku terasa pedih oleh sebab keadaan puteri-puteri kotaku.
Seperti burung aku diburu-buru oleh mereka yang menjadi seteruku tanpa sebab.
Mereka melemparkan aku hidup-hidup dalam lobang,
melontari aku dengan batu.
Air membanjir di atas kepalaku, kusangka: "Binasa aku!"
"Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam.
Engkau mendengar suaraku!
Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku!
Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu,
Engkau berfirman: Jangan takut!"
"Ya Tuhan, Engkau telah memperjuangkan perkaraku,
Engkau telah menyelamatkan hidupku.
Engkau telah melihat ketidakadilan terhadap aku, ya TUHAN;
berikanlah keadilan!
Engkau telah melihat segala dendam mereka,
segala rancangan mereka terhadap aku."
"Engkau telah mendengar cercaan mereka, ya TUHAN,
segala rancangan mereka terhadap aku,
percakapan orang-orang yang melawan aku,
dan rencana mereka terhadap aku sepanjang hari.
Amatilah duduk bangun mereka!
Aku menjadi lagu ejekan mereka."
"Engkau akan mengadakan pembalasan terhadap mereka, ya TUHAN,
menurut perbuatan tangan mereka.
Engkau akan mengeraskan hati mereka;
kiranya kutuk-Mu menimpa mereka!
Engkau akan mengejar mereka dengan murka
dan memunahkan mereka dari bawah langit, ya TUHAN!"
Ia menghalau dan membawa aku ke dalam kegelapan yang tidak ada terangnya.
Sesungguhnya, aku dipukul-Nya berulang-ulang dengan tangan-Nya sepanjang hari.
Ia menyusutkan dagingku dan kulitku, tulang-tulangku dipatahkan-Nya.
Ia mendirikan tembok sekelilingku, mengelilingi aku dengan kesedihan dan kesusahan.
Ia menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati.
Ia menutup segala jalan ke luar bagiku, Ia mengikat aku dengan rantai yang berat.
Walaupun aku memanggil-manggil dan berteriak minta tolong, tak didengarkan-Nya doaku.
Ia merintangi jalan-jalanku dengan batu pahat, dan menjadikannya tidak terlalui.
Laksana beruang Ia menghadang aku, laksana singa dalam tempat persembunyian.
Ia membelokkan jalan-jalanku, merobek-robek aku dan membuat aku tertegun.
Ia membidikkan panah-Nya, menjadikan aku sasaran anak panah.
Ia menyusupkan ke dalam hatiku segala anak panah dari tabung-Nya.
Aku menjadi tertawaan bagi segenap bangsaku, menjadi lagu ejekan mereka sepanjang hari.
Ia mengenyangkan aku dengan kepahitan, memberi aku minum ipuh.
Ia meremukkan gigi-gigiku dengan memberi aku makan kerikil; Ia menekan aku ke dalam debu.
Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan.
Sangkaku: hilang lenyaplah kemasyhuranku dan harapanku kepada TUHAN.
"Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun itu."
Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku.
Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap:
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
"TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.
TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya.
Biarlah ia duduk sendirian dan berdiam diri kalau TUHAN membebankannya.
Biarlah ia merebahkan diri dengan mukanya dalam debu, mungkin ada harapan.
Biarlah ia memberikan pipi kepada yang menamparnya, biarlah ia kenyang dengan cercaan.
Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan.
Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya.
Karena tidak dengan rela hati Ia menindas dan merisaukan anak-anak manusia.
Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia,
kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi,
atau orang diperlakukan tidak adil dalam perkaranya, masakan Tuhan tidak melihatnya?
Siapa berfirman, maka semuanya jadi?
Bukankah Tuhan yang memerintahkannya?
Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi keluar apa yang buruk dan apa yang baik?
Mengapa orang hidup mengeluh?
Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya!
Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita,
dan berpaling kepada TUHAN.
Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga:
Kami telah mendurhaka dan memberontak, Engkau tidak mengampuni.
Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka,
mengejar kami dan membunuh kami tanpa belas kasihan.
Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan,
sehingga doa tak dapat menembus.
Kami Kaujadikan kotor dan keji di antara bangsa-bangsa.
Terhadap kami semua seteru kami mengangakan mulutnya.
Kejut dan jerat menimpa kami, kemusnahan dan kehancuran.
Air mataku mengalir bagaikan batang air,
karena keruntuhan puteri bangsaku.
Air mataku terus-menerus bercucuran, dengan tak henti-hentinya,
sampai TUHAN memandang dari atas dan melihat dari sorga.
Mataku terasa pedih oleh sebab keadaan puteri-puteri kotaku.
Seperti burung aku diburu-buru oleh mereka yang menjadi seteruku tanpa sebab.
Mereka melemparkan aku hidup-hidup dalam lobang,
melontari aku dengan batu.
Air membanjir di atas kepalaku, kusangka: "Binasa aku!"
"Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam.
Engkau mendengar suaraku!
Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku!
Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu,
Engkau berfirman: Jangan takut!"
"Ya Tuhan, Engkau telah memperjuangkan perkaraku,
Engkau telah menyelamatkan hidupku.
Engkau telah melihat ketidakadilan terhadap aku, ya TUHAN;
berikanlah keadilan!
Engkau telah melihat segala dendam mereka,
segala rancangan mereka terhadap aku."
"Engkau telah mendengar cercaan mereka, ya TUHAN,
segala rancangan mereka terhadap aku,
percakapan orang-orang yang melawan aku,
dan rencana mereka terhadap aku sepanjang hari.
Amatilah duduk bangun mereka!
Aku menjadi lagu ejekan mereka."
"Engkau akan mengadakan pembalasan terhadap mereka, ya TUHAN,
menurut perbuatan tangan mereka.
Engkau akan mengeraskan hati mereka;
kiranya kutuk-Mu menimpa mereka!
Engkau akan mengejar mereka dengan murka
dan memunahkan mereka dari bawah langit, ya TUHAN!"
cinta dan benci
Bagaimana cara membuatmu bahagia
Nyaris ku menyerah jalani semua
Telah berbagai kata ku ungkap percuma
Agar kau percaya cintaku berharga
Tak kuat ku menahanmu
Mempertahankan cintaku
Namun kau begitu saja
Tak pernah merindu
Sungguh aku tak bisa
Sampai kapanpun tak bisa
Membenci dirimu
Sesungguhnya aku tak mampu
Sulit untuk ku bisa
Sangat sulit ku tak bisa
Memisahkan segala
Cinta dan benci yang ku rasa
Apa kau mengerti ku sedih sendiri
Tanpa ada kamu ku merasa sepi
Tlah lama ku menantimu
Diam sendiri menunggu
Setengah hati mencinta
Ku sakit karenamu
Nyaris ku menyerah jalani semua
Telah berbagai kata ku ungkap percuma
Agar kau percaya cintaku berharga
Tak kuat ku menahanmu
Mempertahankan cintaku
Namun kau begitu saja
Tak pernah merindu
Sungguh aku tak bisa
Sampai kapanpun tak bisa
Membenci dirimu
Sesungguhnya aku tak mampu
Sulit untuk ku bisa
Sangat sulit ku tak bisa
Memisahkan segala
Cinta dan benci yang ku rasa
Apa kau mengerti ku sedih sendiri
Tanpa ada kamu ku merasa sepi
Tlah lama ku menantimu
Diam sendiri menunggu
Setengah hati mencinta
Ku sakit karenamu
satu sahabat sejati lebih berharga
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman Чǻñƍ mementingkan diri sendiri.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan,
tapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya :)
Persahabatan tak terjalin secara otomatis,
tapi membutuhkan proses Чǻñƍ panjang seperti besi menajamkan besi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya :)
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak,
namun smua ini tak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan,
justru karna kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya..
Sahabat tak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tapi menyatakan apa Чǻñƍ amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah :)
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan,
tapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,
tapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa Чǻñƍ dibutuhkan oleh sahabatnya..
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti butuh sahabat sejati,
namun tak smua orang berhasil mendapatkannya..
Banyak pula orang Чǻñƍ telah menikmati indahnya persahabatan,
namun ada juga Чǻñƍ begitu hancur karna dikhianati sahabatnya..
"HARGAI & PELIHARALAH SELALU PERSAHABATAN :)"
(*) Sahabat Чǻñƍ Benar,
tidak selamanya Menyenangkan kita,
tapi akan selalu MenDewasakan kita.. (*)
Ǥoϑ ϐLêšš Yoύ! :)
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan,
tapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya :)
Persahabatan tak terjalin secara otomatis,
tapi membutuhkan proses Чǻñƍ panjang seperti besi menajamkan besi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya :)
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak,
namun smua ini tak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan,
justru karna kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya..
Sahabat tak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tapi menyatakan apa Чǻñƍ amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah :)
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan,
tapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,
tapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa Чǻñƍ dibutuhkan oleh sahabatnya..
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti butuh sahabat sejati,
namun tak smua orang berhasil mendapatkannya..
Banyak pula orang Чǻñƍ telah menikmati indahnya persahabatan,
namun ada juga Чǻñƍ begitu hancur karna dikhianati sahabatnya..
"HARGAI & PELIHARALAH SELALU PERSAHABATAN :)"
(*) Sahabat Чǻñƍ Benar,
tidak selamanya Menyenangkan kita,
tapi akan selalu MenDewasakan kita.. (*)
Ǥoϑ ϐLêšš Yoύ! :)
07 Februari, 2012
Januari 2012
Terbuktilah semua yang kuminta padaMU
yaitu petunjuk kebenaran akan orang itu benar / tidak benar.
Seperti yang telah kupanjatkan padaMU:
# sekiranya dia adalah benar dengan semua yang telah diutarakannya
saya akan bersamanya menemaninya selamanya.
# bila semua yang diutarakannya ketidakbenaran
saya melepasnya dengan rela hati tanpa sesuatu lagi tertinggal,
karena ENGKAU telah menyediakan yang hatinya baik benar bagiku.
yaitu petunjuk kebenaran akan orang itu benar / tidak benar.
Seperti yang telah kupanjatkan padaMU:
# sekiranya dia adalah benar dengan semua yang telah diutarakannya
saya akan bersamanya menemaninya selamanya.
# bila semua yang diutarakannya ketidakbenaran
saya melepasnya dengan rela hati tanpa sesuatu lagi tertinggal,
karena ENGKAU telah menyediakan yang hatinya baik benar bagiku.
06 Februari, 2012
Bangsa yang buta
Tercengang-cenganglah, penuh keheranan,
biarlah matamu tertutup, buta semata-mata!
Jadilah mabuk, tetapi bukan karena anggur,
jadilah pusing, tetapi bukan karena arak!
Sebab TUHAN telah membuat kamu tidur nyenyak;
matamu--yakni para nabi--telah dipejamkan-Nya
dan mukamu--yaitu para pelihat--telah ditudungi-Nya.
Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu
seperti isi sebuah kitab yang termeterai,
apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca
dengan mengatakan: "Baiklah baca ini,"
maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";
dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang
yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini,"
maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
Dan Tuhan telah berfirman:
"Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya
dan memuliakan Aku dengan bibirnya,
padahal hatinya menjauh dari pada-Ku,
dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,
maka sebab itu, sesungguhnya,
Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini,
keajaiban yang menakjubkan;
hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang,
dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi."
Celakalah orang yang
menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN,
yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: "Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?"
Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu!
Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk,
sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya:
"Bukan dia yang membuat aku";
dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya:
"Ia tidak tahu apa-apa"?
biarlah matamu tertutup, buta semata-mata!
Jadilah mabuk, tetapi bukan karena anggur,
jadilah pusing, tetapi bukan karena arak!
Sebab TUHAN telah membuat kamu tidur nyenyak;
matamu--yakni para nabi--telah dipejamkan-Nya
dan mukamu--yaitu para pelihat--telah ditudungi-Nya.
Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu
seperti isi sebuah kitab yang termeterai,
apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca
dengan mengatakan: "Baiklah baca ini,"
maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";
dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang
yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini,"
maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
Dan Tuhan telah berfirman:
"Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya
dan memuliakan Aku dengan bibirnya,
padahal hatinya menjauh dari pada-Ku,
dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,
maka sebab itu, sesungguhnya,
Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini,
keajaiban yang menakjubkan;
hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang,
dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi."
Celakalah orang yang
menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN,
yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: "Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?"
Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu!
Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk,
sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya:
"Bukan dia yang membuat aku";
dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya:
"Ia tidak tahu apa-apa"?
05 Februari, 2012
Kedatangan Raja Kemuliaan dalam Bait Allah
Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya,
dan dunia serta yang diam di dalamnya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan,
dan yang tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN
dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia,
yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,
dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad,
supaya masuk Raja Kemuliaan!
"Siapakah itu Raja Kemuliaan?"
"TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!"
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,
dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad,
supaya masuk Raja Kemuliaan!
"Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?"
"TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela
dan dunia serta yang diam di dalamnya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan,
dan yang tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN
dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia,
yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,
dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad,
supaya masuk Raja Kemuliaan!
"Siapakah itu Raja Kemuliaan?"
"TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!"
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,
dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad,
supaya masuk Raja Kemuliaan!
"Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?"
"TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela
Langganan:
Postingan (Atom)