24 Januari, 2013

Percakapan waktu Perjamuan Malam

Di antara pengikut-pengikut Yesus
timbul pertengkaran mengenai siapa dari mereka
yang harus dianggap paling besar.
Yesus berkata kepada mereka,
"Raja-raja bangsa yang tidak mengenal Allah menindas rakyatnya,
dan penguasa-penguasanya disebut 'Pelindung Rakyat'.
Tetapi kalian tidak boleh begitu.
Sebaliknya, orang yang terbesar di antaramu
harus menjadi seperti yang terkecil,
dan pemimpin haruslah menjadi seperti pelayan.

Siapakah yang lebih besar:
orang yang duduk makan di meja,
atau orang yang melayani dia? Tentu orang yang duduk itu.
Tetapi Aku berada di antara kalian sebagai pelayan.

Dalam segala kesusahan-Ku, kalian selalu bersama-sama dengan Aku.
Sebagaimana Bapa sudah memberi kepada-Ku hak untuk memerintah,
demikian juga Aku akan memberikan kepadamu hak itu.
Dengan demikian kalian boleh turut bersenang-senang dengan Aku
pada waktu Aku menjadi Raja.
Dan kalian akan duduk di atas dua belas takhta
untuk memerintah kedua belas suku bangsa Israel."

"Simon, Simon, dengarkan! Iblis sudah diberi izin
untuk menguji kalian; seperti gandum dipisahkan dari kulit
sehingga yang baik dipisahkan dari yang buruk.

Tetapi Aku sudah berdoa untuk engkau, Simon,
supaya imanmu jangan luntur. Dan kalau engkau sudah kembali kepada-Ku,
engkau harus menguatkan saudara-saudaramu."

Petrus menjawab, "Tuhan, saya bersedia masuk penjara
dan mati bersama-sama Tuhan!"
"Percayalah, Petrus," kata Yesus,
"sebelum ayam berkokok hari ini, engkau tiga kali mengingkari Aku."

Setelah itu Yesus berkata kepada mereka,
"Dahulu ketika Aku mengutus kalian
dengan tidak mengizinkan kalian membawa dompet, kantong atau sepatu,
apakah kalian kekurangan apa-apa?"
"Tidak!" jawab mereka.

"Tetapi sekarang," kata Yesus,
"siapa mempunyai dompet atau kantong, harus membawanya;
dan siapa tidak mempunyai pedang,
harus menjual jubahnya untuk membeli pedang.

Sebab, percayalah, ayat Alkitab yang berbunyi begini,
'Ia dianggap sebagai seorang penjahat,'
harus terjadi atas diri-Ku.
Sebab apa yang tertulis di dalam Alkitab mengenai Aku
sedang terjadi sekarang ini."
"Tuhan," kata pengikut-pengikut Yesus,
"lihat, di sini ada dua pedang."
"Sudahlah!" jawab Yesus.

Tidak ada komentar: