19 Januari, 2013

Perumpamaan tentang hakim yang tak benar

Setelah itu Yesus menceritakan
sebuah perumpamaan untuk mengajar pengikut-pengikut-Nya
supaya mereka selalu berdoa dan jangan berputus asa.

Yesus berkata, "Di sebuah kota ada seorang hakim
yang tidak takut kepada Allah,
dan tidak peduli kepada siapapun juga.
Di kota itu ada pula seorang janda yang berkali-kali
menghadap hakim itu meminta perkaranya dibela.
'Tolonglah saya menghadapi lawan saya,' kata janda itu.

Beberapa waktu lamanya hakim itu tidak mau menolong janda itu.
Tetapi akhirnya hakim itu berpikir,
'Meskipun saya tidak takut kepada Allah
dan tidak peduli kepada siapa pun,
tetapi karena janda ini terus saja mengganggu saya,
lebih baik saya membela perkaranya.
Kalau tidak, ia akan terus-menerus datang dan menyusahkan saya.'"

Lalu Tuhan berkata,
"Perhatikanlah apa yang dikatakan oleh hakim yang tidak adil itu!
Nah, apakah Allah tidak akan membela perkara umat-Nya sendiri
yang berseru kepada-Nya siang dan malam?
Apakah Ia akan mengulur-ulur waktu untuk menolong mereka?
Percayalah: Ia akan segera membela perkara mereka!
Tetapi apabila Anak Manusia datang,
apakah masih ditemukan orang yang percaya kepada-Nya di bumi ini?"

Tidak ada komentar: