20 Januari, 2013

Yesus dielu-elukan di Yerusalem

Setelah Yesus mengatakan semuanya itu
Ia berjalan di depan mereka menuju Yerusalem.
Ketika sampai dekat Betfage dan Betania di Bukit Zaitun,
Ia menyuruh dua orang pengikut-Nya pergi lebih dahulu.

"Pergilah ke kampung yang di depan itu," kata Yesus kepada mereka,
"apabila kalian masuk di sana, kalian akan melihat seekor anak keledai terikat.
Keledai itu belum pernah ditunggangi orang.
Lepaskanlah keledai itu dan bawa ke mari.
Kalau orang bertanya kepadamu,
'Mengapa kalian melepaskan keledai itu?'
katakan, 'Tuhan memerlukannya.'"

Kedua pengikut Yesus itu pergi,
dan mendapati semuanya tepat seperti yang dikatakan-Nya.
Sementara mereka melepaskan anak keledai itu,
pemiliknya berkata kepada mereka, "Mengapa kalian melepaskan keledai itu?"
Mereka menjawab, "Tuhan memerlukannya."
Lalu mereka membawa anak keledai itu kepada Yesus.
Kemudian mereka menaruh jubah mereka di atas keledai itu
dan menolong Yesus naik ke atasnya.

Sementara Ia lewat dengan menunggangi keledai itu,
orang-orang membentangkan jubah mereka di jalan.
Ketika Yesus hampir sampai di Yerusalem,
di jalan yang menurun pada Bukit Zaitun,
semua pengikut-pengikut-Nya yang banyak itu
mulai berseru-seru memuji Allah dan mengucap terima kasih kepada-Nya
karena semua keajaiban yang telah mereka saksikan.

Mereka berseru, "Diberkatilah Raja yang datang atas nama Tuhan!
Sejahtera di surga, dan terpujilah Allah!"
Beberapa orang Farisi dari antara orang banyak itu berkata kepada Yesus,
"Bapak Guru, suruhlah pengikut-pengikut Bapak diam."
Yesus menjawab, "Percayalah! Kalau mereka diam, batu-batu ini akan berteriak."

Ketika Yesus makin dekat dengan Yerusalem,
dan melihat kota itu, Ia menangisinya.
Kata-Nya, "Kasihan, alangkah baiknya kalau hari ini engkau tahu
apa yang dapat mendatangkan perdamaian!
Tetapi sekarang engkau tidak dapat melihatnya.
Engkau akan mengalami suatu masa,
di mana musuhmu membuat rintangan-rintangan di sekelilingmu;
mereka akan mengepungmu dan mendesakmu dari segala sudut.

Mereka akan menghancurkan engkau bersama seluruh pendudukmu;
dan tidak satu batu pun akan mereka biarkan tinggal tersusun pada tempatnya,
sebab engkau tidak memperhatikan saat ketika Allah datang untuk menyelamatkan engkau!"

Tidak ada komentar: